
Moyudan, (20/8). SD Muhammadiyah Ngijon I melaksanakan kegiatan BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) Tahap I bulan Agustus tepatnya pada Rabu tanggal 20 Agustus 2025. Kegiatan BIAS ini merupakan upaya bersama pihak sekolah dengan Puskesmas Moyudan dan dimulai pukul 08.00 WIB di Ruang Kelas 2A. Adapun untuk sasaran BIAS Tahap I Agustus di SD Muhammadiyah Ngijon I ditujukan untuk siswa putra-putri kelas 1, dan siswa putri kelas 5 dengan total siswa sebanyak 75 siswa. Siswa kelas 1 akan mendapatkan imunisasi MR, sedangkan siswa kelas 5 akan mendapatkan imunisasi HPV. BIAS di SD Muhammadiyah Ngijon I berjalan dengan tertib dan lancar.

BIAS SD Muhammadiyah Ngijon I
BIAS bagi siswa sekolah dasar bertujuan meningkatkan perlindungan (daya imun) terhadap penyakit campak, rubella, difteri, tetanus dan kanker serviks. Program BIAS sangat penting, karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Oleh karena itu pemerintah menyelenggarakan imunisasi ulangan pada anak usia sekolah dasar yang pelaksanaanya serentak di Indonesia dengan nama BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mencetak generasi bangsa yang cerdas dan sehat.
Kegiatan BIAS dilaksanakan setiap tahun pada bulan Agustus (BIAS Tahap I) untuk vaksinasi MR dan HPV dan bulan November (BIAS Tahap II) untuk vaksinasi DT dan Td. Untuk meningkatkan kekebalan anak usia sekolah terhadap penyakit campak, rubella, tetanus, dan difteri, setiap anak harus memiliki riwayat imunisasi rutin yang komprehensif. Dengan melindungi anak perempuan usia sekolah dari kanker serviks, angka kesakitan dan kematian akibat penyakit campak, rubella, tetanus, difteri, dan kanker serviks dapat menurun. Sehingga, BIAS ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh pada anak-anak usia dini.

Tes Kebugaran Siswa Kelas 6 SD Muhammadiyah Ngijon I
Selain kegiatan BIAS tersebut, pada hari yang sama di SD Muhammadiyah Ngijon I juga dilaksanakan tes kebugaran bagi siswa-siswi kelas 6. Tes kebugaran diikuti oleh sebanyak 63 siswa. Adapun bentuk tes kebugaran ini dilakukan dengan cara siswa berlari 1000 m, kemudian dicek denyut nadinya oleh petugas dari Puskesmas Moyudan. Kebugaran adalah hal yang sangat penting bagi siswa Sekolah Dasar (SD) karena dapat menunjang pertumbuhan dan perkembangan mereka secara optimal, meningkatkan daya tahan tubuh, serta membantu mencegah masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung. (FR)








